Coba Demonstrasi Crash Bandicoot 4: It’s About Time – Lebih Melawan

Posted on

Crash Bandicoot sering jadi seri yang benar-benar di cintai oleh beberapa fansnya. Game platformer yang menjadi kiprah awal Naughty Dog untuk mencatatkan namanya di PlayStation itu sukses capai juta-an pasang mata untuk memainkannya. Sempat jadi maskot penting console punya Sony, Crash Bandicoot ada untuk seri lain seperti Crash Bash, Twinsanity, sampai salah satunya yang sangat terkenal, Crash Tim Racing.

Walau miliki banyak seri spin-off, tetapi sebenarnya Crash Bandicoot cuma miliki tiga seri penting: Crash Bandicoot, Cortex Strikes Back, serta Warped. Ke-3nya miliki seting dunia unik dengan topiknya semasing yang berpaut pada cerita sang landak merah.

Sayangnya, Sony jual franchise itu serta selanjutnya dibeli oleh Activision. Mulai sejak itu, Activision cuma mempublish seri consolenya di PlayStation 2 serta mobile di tahun 2008. Mereka meneruskannya dengan seri spin-off tetapi tidak lagi di console rumahan sebab konsentrasi perusahaan yang beralih.

Coba Demonstrasi Crash Bandicoot 4: It’s About Time – Lebih Melawan

Tetapi tidak sampai pada akhirnya mereka merevitalisasinya kembali lagi dengan N. Sane Trilogy di tahun 2017 untuk PlayStation 4 serta 2018 untuk PC, Nintendo Switch, serta Xbox One. Activision kembali lagi datangkan game balapnya, Crash Tim Racing: Nitro-Fueled untuk PlayStation 4, Nintendo Switch, serta Xbox One tahun 2019 tempo hari.

Ketenaran seri intinya sudah terobati oleh N. Sane Trilogy, tetapi siapa kira jika mereka akan membuat sekuelnya. Ya, kesempatan ini Activision menggamit Toys for Bob untuk kerjakan iterasi ke-4 dengan judul It’s About Time. Dalam informasinya, penerbit/publisher Call of Duty itu terangkan jika kesempatan ini gamenya akan angkat mengenai pengaturan waktu dengan topeng sebagai kemampuan barunya.

Toys for Bob sendiri bukan developer baru, mereka sudah eksper lakukan Star Control di tahun 1990 yang lalu sampai pada akhirnya diambil oleh Activision. Mereka ikut juga menolong kerjakan Crash Bandicoot: N. Sane Trilogy untuk Nintendo Switch. Dalam kata lain, mereka mempunyai visi yang lumayan kuat untuk meningkatkan iterasinya. Tetapi, tentu saja semua perlu pembuktian dengan cobanya dengan cara langsung, bukannya cuma melihat trailer yang sudah muncul.

Kami jadi salah satunya media Indonesia yang mujur untuk mencicip versi demonstrasi dari Crash Bandicoot 4: It’s About Time. Serta selama ini, cukup melawan serta membuat frustasi.

Dalam demonstrasi “project marigold” yang diberi Activision pada kami, kami coba tiga level yang ditawarkan: Snow Way Out, Dino Dash, serta Snow Way Out: Cortex Timeline. Ke-3 levelnya dibuat dengan benar-benar melawan serta beberapa hampir tidak mungkin untuk dikalahkan. Tetapi kami sukses coba semua levelnya, walau harus mati serta mengulang-ulangnya berulang-kali.

Crash Bandicoot 4: It’s About Time menawarkan dua mode gameplay penting: Modern serta Classic. Modern akan berikan nyawa tidak terbatas. Bukannya berikan hitungan nyawa, Toys for Bob beri jumlah mati. Sesaat Classic akan ada dengan nyawa terbatas seperti iterasi awalnya.

Quantum Mask, Sang Topeng Pemberhenti Waktu

Sama dengan judulnya, It’s About Time datangkan topeng pemberhenti waktu yaitu Quantum Mask serta beberapa kotak yang cuma dapat dilalui dengan manfaatkan kemampuan topeng itu. Timing serta ketangkasanmu akan dites di tiap platforming levelnya. Topeng ini akan ada berulang-kali, serta waktu stage bonus sekalinya.

Sama dengan iterasi awalnya, Crash dapat lakukan double jump, pergerakan berputar-putar untuk merusak kotak, sampai bodi-slam. Tetapi hal yang membuat kami frustasi waktu memainkannya ialah double jump kepunyaannya.

Tidak sama dengan seri awalnya, double jump punya Crash tidak memberikan jarak penambahan yang cukup jauh. Kekuatan itu akan melambankan pergerakan Crash untuk pilih dimana semestinya dia harus datang. Pemikiran lumrah kami yang tetap memandang double jump dapat melalui dua halangan platforming sekaligus juga membuat kami lakukan kekeliruan yang serupa terus-terusan. Membuat kami frustasi walau level yang dipampangkan nampak cukup gampang.

Kadang ada banyak level yang memerlukan tiga kekuatan spesial: timing, ketangkasan, sampai presisi. Ada platforming yang mengharuskan untuk memakai Quantum Mask sekaligus juga menggebuk musuh waktu selesai melonjak dari satu tempat ke lain tempat.

Absennya panduan yang terbersit membuat kami sering frustasi untuk melalui levelnya. Tetapi sebab yang kami coba ialah demonstrasi, karena itu cukup dapat dimaklumi.

Level Snow Way Out datangkan stage platforming bersalju dengan beberapa rintangan seperti perampok undead pelempar ikan pedang serta bola berduri, sampai bongkahan es yang harus dikalahkan. Bongkahan es bisa menjadi pijakan atau jadi permukaan licin yang mengetes ketepatan lompatan serta timing pendaratannya. Beberapa es dapat juga hancur waktu dijejak. Betul-betul beri satu rintangan baru serta reflek cepat tak perlu pikirkan panjang.

Tidak cuma es, platform lompat seperti kayu yang akan hancur bila dijejak lama membuat player akan memikir 2x sebelum melalui rintangan itu dan diterima oleh rintangan baru di seberangnya.

Bermain Kejar-Kejaran Bersama T-Rex

Dino Rush sendiri adalah level paling susah buat kami sebab rintangannya yang cukup tidak logis. Diawalnya permainan, kami disajikan panorama ala Jurassic Park dengan dinosaurus berjalan yang harus dilompati. Tidak kecuali tanaman beracun yang dapat tembakkan toksin waktu kami melonjak di sejumlah platform awal permainan. Serangga raksasa yang berlalu-lalang jadi rintangan reguler yang akan buat frustasi.

Mendekati peralihan babak ke-2 sesudah checkpoint, kami hadapi dengan topeng dengan kemampuan hologram yaitu Lani-Loli. Tidak sama dengan Quantum Mask yang dapat hentikan waktu semasa beberapa menit, topeng Lani-Loli akan hilangkan beberapa objek spesifik yang berbentuk… seperti hologram atau arti kerennya phasing. Objek seperti tanaman jamur raksasa dapat juga di hilangkan dengan hologram.

Sayangnya, topeng Lani-Loli tidak ada berulang-kali seperti Quantum Mask sampai kami mengakhiri levelnya. Membuat cukup sayang mengapa cuma ada sesingkat itu.

Tidak cuma topeng Lani-Loli serta dinosaurus yang harus dilompati, Dino Rush datangkan kejar-kejaran classic ala Crash Bandicoot. Bila di seri pertama kalinya Naughty Dog akan datangkan batu, kesempatan ini Toys for Bob datangkan T-Rex untuk memburu Crash. Tidak main-main, dinosaurus pemakan daging itu akan ada 3x untuk memburu. Kami harus melalui beberapa halangan yang makin membuat kami frustasi di tiap tingkatannya.

Platforming pertama jadi platforming yang cukup gampang, dimana ada nitro, lubang, serta tanaman yang akan melambankan pergerakan Crash. Tidak kecuali kawah lava yang perlu dilalui. Makin bertambahnya frekwensi pertemuan kami dengan T-Rex, karena itu makin susah juga bagian platforming yang ditawarkan.

Level Dino Rush memberi level platforming yang benar-benar susah sebab mengharuskan untuk mengingat timing platform berjalan yang ada. Dimana platform berjalan itu harus dilalui waktu dia sudah tiba di halangan bukit yang cuma dapat dilalui dengan sliding. Cukup melawan tetapi juga menyebalkan. Kami pribadi mengharap rintangan ini di hilangkan, mengingat kami sempat mati hampir 20-30 kali karena hanya benar-benar susah untuk dilalui.

Mainkan Cortex untuk Tahu Sudut pandang yang Tidak sama

Tidak sama dengan seri klasiknya, untuk pertamakalinya Crash Bandicoot 4: It’s About Time datangkan tokoh antagonis yang dapat dimainkan. Level Snow Way Out: Cortex Timeline mungkinkan player untuk mainkan Dr. Neo Cortex, salah satunya tokoh antagonis penting serinya.

Cortex benar-benar tidak sama dengan Crash, dia miliki pistol yang dapat mengganti objek makhluk hidup di depannya jadi platform batu atau gel. Platform batu akan melakukan tindakan seperti platform biasa sesaat gel akan berikan kekuatan lompatan tinggi mengingat Cortex tidak miliki double jump seperti Crash.

Walau tanpa ada double jump, tetapi Cortex dapat lakukan dash ke depan dengan kepalanya seperti roket yang melaju. Kekuatan berikut yang dapat digunakan untuk melalui beberapa platform yang tidak mungkin untuk dilalui tanpa ada double jump. Termasuk juga platform berisi deretan nitro yang siap meledak kapanpun waktu disentuh.

Snow Way Out: Cortex Timeline akan berikan pemikiran Snow Way Out punya Crash dari pemikiran Cortex. Dimana ada satu adegan waktu salah satunya level hancur yang ternyata dihancurkan oleh Cortex. Sesudah adegan itu ada, karena itu permainan akan diteruskan dengan mengatur Crash.

Level itu sekaligus juga membuat Snow Way Out lebih susah dari umumnya. Bila dalam pemikiran Crash levelnya cukup susah, karena itu dalam pemikiran Cortex, level itu bisa menjadi lebih susah. Beberapa kotak seperti TNT atau penambahan bongkahan platforming es makin membuat kami frustasi sebab tidak dapat dilalui seperti Snow Way Out punya Crash. Ditambah adanya penambahan kotak penyembur api yang jauh lebih melawan kami untuk melaluinya dengan timing yang pas.

Ada di Jalan yang Betul

Selama ini, kami merasai kesengsaraan mengagumkan waktu mainkan demonstrasi Crash Bandicoot 4: It’s About Time, walau di lain sisi kami merasai rintangan memberi kepuasan yang benar-benar ciri khas dari serinya. Jika Toys for Bob tidak meleset dari jalan yang sudah distandarisasi oleh Naughty Dog di trilogi gamenya.

Levelnya yang masih tetap tidak logis membuat kami membenci diri kami sebab tidak dapat mainkan platformer atau memang levelnya yang begitu susah. Toys for Bob memang kerjakan gamenya dengan lumayan baik, tetapi beberapa komponen seperti double jump serta salah satunya level yang berada di level Dino Rush menurut kami perlu sedikit mereka ganti.

Crash Bandicoot 4: It’s About Time gagasannya akan dikeluarkan pada tanggal 2 Oktober 2020 kelak di PlayStation 4 serta Xbox One. Demonstrasi yang kami mainkan kemungkinan akan beralih waktu launchingnya kelak. Saya pribadi mengharap Toys for Bob akan datangkan accessibility settings waktu gamenya dikeluarkan, hingga mereka yang barusan mengenali gamenya serta memainkannya tidak frustasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *